Refleksi Perkuliahan Etnomatematika dengan Objek Candi Prambanan Oleh : Rina Anggraeni (15301240143) dan Dosen Pengampu : Prof. Marsigit FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta

Matematika merupakan salah satu ilmu yang banyak di manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Baik secara umum maupun secara khusus. Secara umum, matematika di gunakan dalam transaksi perdangangan, pertukangan, dan sebagainya. Hampir di setiap aspek kehidupan, ilmu matematika yang di terapkan. Oleh karena itu, matematika mendapat julukan sebagai ratu segala ilmu. Matematika juga mempunyai banyak kelebihan dibanding ilmu pengetahuan lain. Selain sifatnya yang fleksible dan dinamis, matematika juga selalu dapat mengimbangi perkembangan zaman. Terutama di masa sekarang ketika segala sesuatu dapat dilakukan dengan komputer. Matematika menjadi salah satu bahasa program yang efektif dan efisien.

Perkembangan matematika dalam masyarakat salah satunya yaitu etnomatematika. Menurut Shirley (Marsigit, 2016) etnomatematika merupakan matematika yang ada dalam masyarakat dan kebudayaannya (artefak, lagu, tarian, dan lain-lain) yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Secara material, objek etnomatematika adalah objek konkrit yang memuat unsur kebudayaan asli. Namun perlu hati-hati karena tidak semua objek konkrit adalah objek etnomatematika. Jadi, etnomatematika adalah bentuk matematika yang dipengaruhi atau didasarkan budaya.

Salah satu peninggalan sejarah yang terdapat di Yogyakarta yaitu candi Prambanan, dapat digunakan sebagai objek penelitian pembelajaran matematika dengan etnomatematika.

Etnomatematika di Candi Prambanan

Dari hasil observasi lapangan di candi Prambanan, terdapat berbagai objek yang dapat digunakan dalam pembelajaran berbasis etnomatematika. Dari beberapa objek yang tersedia di Candi Prambanan terdapat satu objek yang dapat digunakan dalam pembelajaran volume bola yaitu stupa pada candi Siwa, candi Brahma, candi Wisnu, candi Nandi, dan candi Garuda. Stupa tersebut berfungsi sebagai pagar atas candi. Bentuk bagian tengah stupa tersebut menyerupai bentuk bola.

Berikut adalah gambar stupa tersebut di beberapa candi :

  1. Candi Siwa
gambar 1. Candi Siwa

Gambar di atas adalah bagian kiri candi Siwa.

  1. Candi Brahma
gambar 2. Candi Brahma
  1. Candi Wisnu
gambar 3. Candi Wisnu
  1. Candi Nandi
gambar 4. Candi Nandi
  1. Candi Garuda
gambar 5. Candi Garuda
gambar 6. stupa

Dari beberapa candi di atas ternyata stupa (seperti gambar 6. diatas) yang bagian tengahnya berbentuk menyerupai bola banyak terdapat di beberapa candi sehingga misalnya diadakan observasi lapangan langsung oleh siswa objek yang bisa digunakan banyak jadi semua siswa dapat menggunakan objek pada masing-masing candi yang disebutkan di atas. Sehingga dapat dibuat perangkat pembelajaran berupa RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) dan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dengan materi Bangun Ruang Sisi Lengkung bagian volume bola Kelas IX SMP Semester II.